Senin, 09 Maret 2015

Ciamismart Is The Best

Ciamismart adalah tempat belajar yang mudah dan menyenangkan, karena didalamnya terdapat rangkuman pembelajaran yang lengkap dan sangat bermanfaat untuk kita semua.
Terimakasih.. :)

Rabu, 01 Oktober 2014

Tahan Dulu Untuk Jatuh Cinta

Pertama melihatmu. Kau sudah membuatku tertarik. Kau terlihat begitu menarik. Kau seperti berbisik, berbisik pada ku untuk menyukaimu. Aku tak perlu tau siapa namamu, melihatmu dari kejauhan saja sudah membuat ku seperti bumi yang tersinar oleh matahari. Mengahangatkan hati ku yang telah lama tak terhangatkan oleh sesosok perempuan yang berbeda sepertimu. Yang aku ketahui, kamu perempuan yang cukup cuek jika didekati lelaki.
Berkenalan denganmu, cukup membuat ku gugup dan takut, aku takut setelah aku berkenalan denganmu dan mendekatimu kau malah menjauh dari ku. Aku memang bukan seorang lelaki idaman wanita yang banyak didekati para wanita. Jadi maafkan jika cara ku menyukaimu tidak seperti laki-laki biasanya.
Berkumpul dengan teman-teman ku. Ya.. itu memang keseharian ku. Tak seru jika sehari tak bertemu dan bermain dengan teman teman ku. Namun juga tak seru dan akan membuat rindu lalu menjadi sendu jika sehari aku tak melihat senyuman manismu. Baru datang ke sekolah saja, aku sudah disuguhi senyumnya. Ya. .meskipun ku tahu senyuman manis itu bukan untuk ku. Namun setidaknya aku tahu bahwa pagi itu juga dia sudah diberi kebahagiaan oleh Allah. Meskipun begitu bukan aku juga yang membuatnya bahagia.
Beberapa hari ku menyukainya, kau selalu membuat rindu di dalam hati ini. Rasanya terus menerus berkembang, padahal aku merasa tak pernah menyirami rasa rindu ku ini. Ataukah aku tak sadar? Aku takut nantinya jika rasa suka dan rindu ini malah berkembang menjadi rasa sayang. Rasa sayang yang tak terbalas, ya mungkin bisa dibilang begitu.
Suatu pagi, baru saja aku bangun, pikiran ku tiba tiba tertuju padanya. Sampai sampai orangtua ku melihat ku yang sedang senyum senyum sendirian dan membuat ku kaget ketika melihat orangtua ku sedang memperhatikan ku. Dan membuat orangtua ku bertanya penasaran, apa yang sedang terjadi, meskipun aku tau orangtua ku pura pura tak tau. Hm.. Seperti tidak pernah merasakan menjadi anak muda saja, ucapku dalam hati. Aku menjawab seadanya saja, kalau aku sedang jatuh cinta. Orangtua ku hanya tertawa.
Lalu memberi nasihat..
Ayah tau, kamu itu anak yang hebat, ayah juga tau kamu itu anak yang kuat. Namun ketahuilah, lelaki itu bisa menangis, menangis karena cinta. Jatuh cinta, memang kata orang-orang itu adalah sesuatu yang bisa membuat orang yang merasakannya jadi bahagia, jadi semangat, merasa hidupnya paling bahagia. Itu saat merasakan cinta. Namun di sisi lain, cinta juga bisa membuat kita jatuh. Kamu akan menjadi seorang yang merasa paling lemah jika sudah tak mendapatkan lagi kasih sayang atau cinta dari orang yang kamu sayang itu. Banyak kan, orang yang pengen bunuh diri karena cinta. Itu namanya alay nak.. Lalu disaat orang yang kamu cinta ternyata tidak mencintaimu? Apa kamu mau terus mencintai dia? Lebih baik kamu fokus pada belajarmu sekarang ini. Urusan perempuan nanti saja. Kamu pasti akan merasakannya nanti, pasti! Sekarang kamu kejar dulu mimpimu. Jika kamu sukses, pasti banyak kok yang melirik kamu. Mungkin salah satunya orang yang kamu suka itu. Jadikan dia motivasi yang bisa bikin kamu semangat belajar. Tapi bukan berarti kamu harus pacaran sama dia, kalo diputusin bisa bisa malah bikin ngedrop apa apanya dalam diri kamu. Banyakkan tuh yang putus sama pacarnya jadi ga mau makan. Nyiksa diri sendiri. Yang repot orangtua lagi, dia yang bikin kamu ngedrop kan cuek aja.
Dan kalo tiba tiba dia ada yang punya? Perjalanan masih panjang kan? Kalo dia udah dapetin yang lain. Ya.., mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu. Dan kamu bakal dapet yang terbaik lebih dari dia. Pokonya kejar dulu semua impian dan cita-citamu dulu.
Cerpen Karangan: Sopianti Rahayu

Minggu, 28 September 2014

Rindu Sahabat

Dear Diary..
Waktu begitu cepat berlalu, kenapa begitu cepat sahabat terbaiku pergi?
Apakah ini nasibku? aku harus berdiam diri di kamarku?
Kenapa aku selalu dilanda musibah? apakah aku punya salah?
Aku berharap suatu saat ada yang akan bisa menggantikannya
Agar aku bisa terus tersenyum
Tertanda:
Chelsea Annisa
Akan kuceritakan kejadian yang sangat menyedihkan itu.
Dua jam sebelum kejadian itu, aku dan sahabatku bernama Arin sedang asyik bermain di taman dekat rumahku, kebetulan 1 minggu ini sedang ada liburan panjang.
“eh Rin.. dorongin dong ayunannya..” ucapku pada Arin
“nih.. yeayy! asyik ya! gantian dong!” balas Arin sambil mendorong ayunan yang sedang kunaiki itu,
“iya seru.. eh iya besok aku main ya k erumah kamu..” ucapku sambil bermain ayunan
“iya.. tapi turun dong aku pengen naik!” balas Arin agak cemberut
“Arin cantik.. jangan cemberut dong! ha ha ya udah nih aku turun..” balasku sambil tertawa
“huh.. dasar cerewet!” kata Arin sambil duduk di ayunan.
“ya sudah aku mau beli ice cream dulu! kamu mau ngga?” tanyaku pada Arin
“ice cream? mau dong.. rasa coklat ya!” balas Arin tersenyum padaku
“haha ya udah deh bye! aku beli ice cream dulu!” ucapku lalu pergi entah kemana.
5 menit kemudian, aku kembali dan memberikan ice cream rasa coklat itu pada Arin “nih! kalau udah selesai makan ice cream kita pulang yuk! sudah sore nih” ucapku sambil memakan ice cream rasa vanilla kesukaanku..
“Chelsea udah belum? aku udah nih pulang yuk..” kata Arin sambil menaiki sepeda miliknya
“udah nih.. yuk pulang! bye Arin…” balasku sambil mengayuh sepeda yang kunaiki.
Sesampai di rumah aku langsung mandi dan memakai baju berwarna pink bergambar hello kitty dan celana jeans, seperti biasa sesudah mandi dan memakai baju aku langsung menonton televisi. kring kring!!! kring kring!! terdengar suara telepon, sepertinya itu Arin “halo! ini siapa ya?” tanyaku dalam telepn itu
“hay Chelsea! aku Arin, kamu mau nggak ikut aku naik bus ke taman bermain?” tanya Arin padaku
“eh maaf aku nggak bisa ikut, aku lagi capek habis mandi tadi, rasanya kakiku kesemutan deh!” balasku langsung menutup telepon tersebut. pasti Arin bertanya mengapa aku nggak mau ikut..
Keesokan harinya..
Matahari sudah terbit, aku mencoba untuk menonton televisi pagi ini. yap, itu memang kebiasaan ku setiap bangun pagi dan sesudah mandi, hanya menonton televisi. aku lihat ada berita kecelakan kemarin sore. tepatnya pukul 16.30, hah? itu kan waktu Arin naik bus ke taman? aku juga melihat ada 1 korban yang tewas karena kecelakaan bus yang menabrak pohon, identitas korban itu mulai terlihat, aku baca namanya.. Arin Syafira Ananda!!! itu Arin? itu benar Arin kan? Arinn… jangan tinggalkan aku!
Dengan cepat kuraih sepedaku dan kukayuh sampai ke rumah Arin ternyata benar! banyak yang melayat disana.. tangisku pun semakin menjadi jadi, aku tidak mau melihat wajah Arin yang membeku, aku pun pulang dengan baju basah karena air mataku terus mengalir.
Itulah cerita menyedihkan yang pernah aku alami.. kehilangan sahabat, aku menyesal tidak mau menerima ajakan Arin waktu itu, Arin adalah sahabat sejatiku! selamanya… walaupun jauh di mata kita dekat di hati..
Cerpen Karangan: Audrey Safira Krisandari

;;

By :
Free Blog Templates